Selasa, 24 November 2009

Gambaran Pengetahuan Akseptor Tentang Alat Kontrasepsi

RINGKASAN PENELITIAN

Gambaran Pengetahuan Akseptor Tentang Alat Kontrasepsi

Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan salah satu alat kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif untuk menjarangkan kelahiran anak. Banyak alasan dapat dikemukakan mengapa AKDR dikembangkan dan diperkenalkan sebagai cara KB yang efektif antara lain AKDR sebagai kontrasepsi yang mempunyai efektifitas tinggi dalam mencegah kehamilan, AKDR merupakan metode kontrasepsi jangka panjang, tidak perlu diganti dan AKDR diutamakan bagi peserta yang sudah cukup anak serta tidak ingin mempunyai anak lagi tetapi belum siap menjalankan kontap.
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih rendahnya jumlah akseptor yang menggunakan AKDR di Puskesmas Tampaksirin I dimana jumlah kunjungan akseptor AKDR 6 bulan terakhir (Januari- Juni 2009) didapatkan data jumlah akseptor kurang dari 10%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran pengetahuan akseptor tentang AKDR berdasarkan umur, pendidikan, pekerjaan dan paritas serta faktor-faktor/alasan akseptor tidak memilih AKDR.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan jumlah sampel 43 orang dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Tempat dan waktu pengumpulan data ini dilakukan di Puskesmas Tampaksiring I pada bulan September 2009. Populasi dari penelitian ini adalah akseptor yang tidak menggunakan AKDR. Sampel diambil dengan cara Consecutive Sampling, jenis data yang dikumpulkan adalah data primer yang didapatkan langsung dari responden melalui wawancara. Data dikumpulkan dengan metode wawancara terstruktur terhadap responden tentang pengetahuan tentang AKDR, setelah dilakukan analisa data pengetahuan di kelompokkan dalam katagori baik, cukup dan kurang.
Setelah dilakukan pengamatan terhadap responden mengenai tingkat pengetahuan akseptor tentang AKDR didapatkan hasil pengetahuan responden tentang AKDR sebagian besar 17 orang (39,5 %) pengetahuan responden dalam katagori kurang dari indikator pengetahuan tersebut pengertian dan jenis-jenis AKDR merupakan pengetahuan yang paling banyak diketahui oleh responden dimana semua responden (100) dalam katagori baik, sedangkan pengetahuan tentang pemasangan AKDR merupakan pengetahuan yang paling sedikit diketahui oleh responden dimana lebih dari setengah 24 orang reponden (55,8%) responden dalam katagori kurang. Berdasarkan umur sebagian besar 15 orang (34,8%) responden berumur 20-35 tahun. Dilihat dari segi pendidikan sebagian besar 13 orang (30,2%) responden dengan tingkat pendidikan dasar.Berdasarkan pekerjaan sebagian besar 11 orang (25,5) responden tidak bekerja. Sedangkan dari paritas sebagian besar 10 orang (23,3)responden multipara. Sedangkan faktor-faktor/alasan akseptor tidak memilih alat kontrasepsi dalam rahim sebagian besar 76,7% (33) orang responden karena takut sakit saat pemasangan
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dalam rahim sebagian besar dalam katagori kurang, pengertian dan jenis-jenis AKDR merupakan pengetahuan yang paling banyak diketahui sedangkan pengetahuan tentang pemasangan AKDR merupakan pengetahuan yang paling sedikit diketahui oleh responden. Berdasarkan umur sebagian besar responden yang berumur 20-35 tahun memiliki pengetahuan dalam katagori yang kurang, dari pendidikan sebagian besar responden yang berpendidikan dasar memiliki pengetahuan dalam katagori yang kurang berdasarkan pekerjaan sebagian besar responden yang tidak bekerja memiliki pengetahuan dalam katagori yang kurang dari paritas sebagian besar responden multipara memiliki pengetahuan dalam katagori yang kurang sedangkan faktor-faktor/alasan akseptor tidak memilih alat kontrasepsi dalam rahim sebagian besar karena takut sakit saat pemasangan
Mengacu pada hasil penelitian, maka ada beberapa saran yang yang diajukan sebagai bahan pertimbangan : bagi petugas pelayanan KB, diharapkan memberikan informasi secara terus menerus kepada akseptor yang tidak menggunakan AKDR tentang indikasi pemasangan AKDR, keuntungan, kerugian, kontra indikasi, efek samping/komplikasi dan waktu pemasangan AKDR karena berdasarkan hasil penelitian pengetahuan akseptor tentang AKDR masih kurang, dengan memberikan informasi dan mengevaluasi informasi yang di berikan diharapkan akseptor mempunyai pengetahuan yang lebih baik sehingga Akseptor menjadi tertarik menggunakan AKDR. Kepada Peneliti selanjutnya diharapkan dari hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan acuan dalam meneliti lebih lanjut tentang pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dalam rahim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar